Memotivasi

You Can Reach Your Goals

Whatever goals you are pursuing

No matter what the obstacles

However, challenging the path

Just keep on going

Step at a time

You will certainly get there

If you keep trying your best

 

Never doubt your abilities

Never lose faith in your inner self

Never give up

Stay focus on your goals

Keep hanging on when thought times get you down

 

Every positive move

Will bring you closer

To your goals

(Suatu ketika aku menemukan tulisan itu entah dari mana, yang kemudian aku tuliskan di secarik kertas. Kemarin, aku menemukan kertas itu ketika sedang bersih-bersih rumah.  Agar tidak hilang, kutuliskan di sini semoga bisa bermanfaat untuk memotivasi murid-muridku).

 


My Wish

May the sun bring you new energy by day

may the moon softly restore you by night

may the rain wash away your worries

may the breeze blow new strength into your being

may you walk gently through the world and know its beauty all the days of your life.


Butterfly in a Hurricane

Setelah akhir bulan kemarin disibukkan dengan persiapan audit surveillance ISO dari PT TUV Rheinland Indonesia, awal bulan November masih juga sibuk dengan persiapan penyelenggaraan workshop pengembangan bahan pembelajaran produktif akuntansi, yang dilaksanakan atas kerjasama MGMP Produktif Akuntansi Kab. Cilacap dengan P4TK Bisnis Manajemen dan Pariwisata Jakarta. Sebenarnya sih, dalam kegiatan itu aku cuma bantu-bantu bu Yayuk aja. Temanku bu Rahayu yang jadi ketua MGMP nya, bersama bu Sari (SMKN Nusawungu) yang jadi bendaharanya, dan merekalah yang lebih sibuk dua kali lipatnya dibandingkan aku.

Alhamdulillah acara yang diselenggarakan pada tanggal 7 – 9 November kemarin itu bisa terlaksana dengan baik dan lancar. Setelah itu, masih harus menyiapkan closing untuk temuan-temuan dari hasil audit yang dilaksanakan akhir bulan kemarin (Selalu saja ada temuan….heran :() Lalu masih juga harus menyusun soal teori produktif akuntansi untuk Ulangan Umum Semester Gasal yang akan dimulai tanggal 28 November besok. So ? Teuteup, I try to keep saying  “I feel happy with my life. Everything is enough for me. I enjoy my life. I enjoy my work. I enjoy my everyday life. Thank You Allah, for everything you have given to me.”

Setiap pagi, begitu datang ke ruangan, semua Ka.Prog kegiatannya sama : buka laptop. Untuk mengisi waktu diantara jadwal masuk kelas, ada yang mengerjakan segala macam tetek bengek administrasi mengajar, bikin RPP, analisis evaluasi, bikin soal, ngerjain closing temuan audit, atau….. buka facebook, buka blog, ngecek site stats, cek email (siapa tau ada yang comment), dan blog walking…. 🙂 (Biar sibuk dan nggak sempet nulis postingan, ngeblog jalan terus… 🙂 because writing and blogging is curing, and sharing is caring :))

Dan pada suatu hari saat aku cek email, di inboxku ada satu email dari wordpress, memberitahukan bahwa seorang blogger bernama zendictive menyukai salah satu judul postinganku di blog keduaku. Padahal sih, sebenarnya judul yang dia “like” itu hasil dari copy paste… 🙂 Tapi teuteup, rasanya seneng aja kalau ada yang “like” dan “comment”.

Selanjutnya aku datangi blognya, pingin liat-liat postingannya. Ternyata… tulisan dan puisi-puisinya cool banget…  Sebaiknya aku copaskan saja puisi-puisi keren itu disini (aku sudah minta ijin sama penulisnya kok :))

Butterfly in a Hurricane

Butterfly butterfly
perched on a flower high,
a storm’s rolling in
turning dark is the sky.

What will you do
Butterfly butterfly?
A hurricane is coming
and you live outside.

You show no fear
as the storm draws near
butterfly butterfly
just sitting there.

Consumed in living
and dancing with flowers
as the rain cometh
in a thundering shower.

I watched the wind
blow you away
butterfly butterfly
in a hurricane.

(Why do I feel like I’m the butterfly in that poem… With every circumstance and upheaval I’m in… I were the butterfly outside :))

Yang ini puisi yang kedua :

My Friends

My friend the wind
comes and goes
reminding me
that’s how life flows

My friend the river
showed me swells and white caps
they went up and down
expressing emotions
will fall, crown and recap

My friend the tree
reminds me to stand tall and proud
set roots and reach for the heavens
dance when the wind blows
be absent of malevolence

My friend the sun
like true friends do
came and warmed my soul
showing me to shine brightly
it too has its highs and lows

My friend the moon
brought me enlightenment
in my darkest hours
making shadows flower

My friend the dawn
filled my life with colors
it came and I yawned
bringing me another day
in which to carry on

Bagus-bagus kan puisinya ? 🙂


Life Is Full With Unlimited Possibility

Aku berjalan di sebuah jalan yang panjang dan berliku-liku

Terkadang jalan itu lurus, tapi terkadang berbelok tajam

Terkadang jalan itu turun, tapi terkadang harus melewati tanjakan curam

Terkadang jalan itu melewati hamparan rumput,

berhiaskan bunga-bunga di tepi kanan-kirinya

Tapi terkadang jalan itu juga harus melewati semak belukar yang berduri tajam

Di tengah perjalanan ini, terkadang aku menemui hal-hal yang tidak terduga,

yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya

Dan aku tidak bisa memperkirakan, apa lagi yang akan kutemui di balik setiap tikungan dan tanjakan

Sepertinya ujung jalan ini masih jauh,

dan perjalanan panjang ini belum lagi usai….

(Baru belajar bikin puisi, harap maklum kalo judul dan isinya agak nggak nyambung 🙂 Mungkin sebaiknya dikasih judul “My Long Journey”)


Pada Ramadhan Kali Ini….

Alhamdulillah, sebentar lagi ramadhan datang. Seminggu yang lalu, aku baru menyadari bahwa aku masih punya hutang puasa ramadhan tahun lalu sebanyak sepuluh hari. Jadi, minggu kemarin aku berusaha melunasi hutangku, lumayan sudah lunas enam hari. Tinggal empat hari lagi.

Ramadhan esok adalah ulang tahun pertama “pertemuanku” dengan my cancer. Tepatnya, pada hari Selasa tanggal 10 Agustus 2010, adalah hari “pertemuan”ku. Tepat seminggu setelah hari ulang tahunku yang ke 36. Itu sebabnya aku menganggapnya sebagai hadiah ulang tahunku. Dua hari berikutnya, yaitu Kamis tanggal 12 Agustus 2010, aku menemui dokter bedah umum dan disarankan untuk operasi biopsi. Dua hari berikutnya, Sabtu 14 Agustus 2010, aku menjalani operasi biopsi. Lalu nunggu hasil PA nya lama banget, hampir sebulan. Selama menunggu itu, aku banyak browsing tentang ca mamae dan tanya-tanya ke blog ini, yang kebetulan aku temukan waktu browsing. Selama bulan ramadhan itu, aku berdoa setiap malam agar hasil PA nya negatif, agar hasilnya tumor jinak biasa aja, bukannya kanker.

Tapi rupanya, beberapa hari sebelum Idul Fitri, suamiku mengambil hasil PA itu tanpa sepengetahuanku, dan tidak memberitahukan hasilnya padaku. Baru beberapa hari sesudah Idul Fitri dia memberitahukannya kepadaku. Aku sempat marah padanya karena tidak segera memberitahukan hasilnya. Setelah mendengar hasilnya, tentu saja aku sedih dan takut. Tapi aku tahu bahwa aku harus menjalani semuanya, menjalani takdirku dengan tabah dan sabar, berusaha meyakinkan diriku bahwa apapun yang terjadi adalah yang terbaik. Bahwa aku harus bisa menerimanya dengan sabar dan syukur, seperti seharusnya sikap seorang hamba Allah yang baik.

Aku menyadari bahwa aku sudah bisa menjalani 36 tahun dalam hidupku, dengan segala suka dan duka dan aku masih akan berani menjalani sisa hidupku walaupun dengan penyakit ini pada diriku. Aku sudah pernah bahagia dan sedih, dan aku tahu bahwa bahagia dan sedih itu akan terus berulang di sepanjang sisa hidupku. Karena inilah hidup, yang harus dihadapi dan dinikmati.

Aku bersyukur bahwa ramadhan sudah dekat. Dan aku berharap masih bisa bertemu dengan ramadhan-ramadhan berikutnya. Dan aku ingin mengisi bulan ramadhan mendatang ini dengan maksimal. Semoga.

Pada Ramadhan Kali Ini

Pada ramadhan kali ini,

Kupanjatkan doaku dengan sepenuh hati

Terimalah semua ibadahku

Karena aku tidak tahu

Masihkah aku bertemu lagi dengan ramadhan tahun esok

Pada ramadhan kali ini

Sepenuh hati aku berharap

Kabulkanlah semua doaku

Karena aku tak tahu

Masihkah aku bisa berdoa pada ramadhan tahun esok

Pada ramadhan kali ini

Sepenuh hati aku bermohon

Ampunilah semua dosaku

Yang  telah lalu dan yang akan datang

Karena aku menyadari

Bahwa aku bukan orang yang sempurna

Dan aku ingin, kelak bisa menghadapMu

Dalam keadaan suci

Tuhanku yang Maha Penyayang

Aku tahu bahwa Engkau sangat menyayangiku

Bahwa Engkau akan mengabulkan doaku

Karena itu aku bermohon

Masukkanlah aku dalam golongan

HambaMu yang selalu bersyukur dan bersabar

(However life treat me

I know that indeed, You always treat me kind,

In every single breath I take and in every heart beat).


Never Ending Learning

Aku belajar….
bahwa tidak selamanya hidup ini indah.
Kadang Allah
mengijinkan aku melalui derita.
Tetapi aku tahu….
bahwa Ia tidak pernah meninggalkanku. Sebab itu aku belajar menikmati hidup ini…. dengan bersyukur,

Aku belajar….
bahwa tidak semua yang aku harapkan akan menjadi kenyataan.
Kadang Allah membelokkan rencanaku. Tetapi aku tahu….
bahwa itu lebih baik
daripada apa yang kurencanakan.
Sebab itu aku belajar menerima semua itu….
dengan Ikhlas,

Aku belajar….
bahwa cobaan itu pasti datang dalam hidupku.
Aku tidak mungkin berkata, “tidak…Ya Allah”
Karena aku tahu….
bahwa semua itu tidak
melampaui kekuatanku. Sebab itu aku belajar menghadapinya….
dengan Sabar,

Aku belajar….
bahwa tidak ada kejadian yang harus disesali dan ditangisi.
Karena semua rancanganNya indah bagiku.
Maka dari itu aku belajar
Bersabar… Bersyukur….
dan Ikhlas dalam segala perkara.
Karena dengan bersyukur dan ikhlas….
semua itu menyehatkan jiwaku dan
menyegarkan hidupku…

InsyaAllah..

(Puisi ini bagus banget, tapi sayangnya hasil copy paste…bukan bikinanku… Aku cuma ganti judulnya aja.  Never ending learning…because life is like a book and everyday has a new page, new lesson to learn… )


Puisi BJ Habibie Untuk Istrinya

Semua orang tahu betapa besar cinta BJ Habibie  kepada istrinya, almarhumah Hasri Ainun Habibie. Dan berikut ini adalah puisi yang ditulisnya, setelah istrinya berpulang ke rahmatullah :

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,

dan kematian adalah sesuatu yang pasti,

dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,

adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,

pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,

Aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,

tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.

mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,

Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,

kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

selamat jalan sayang,

cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

selamat jalan,

calon bidadari surgaku ….


Renungan Dari Seorang Sahabat

Ada satu tulisan bagus dari seorang teman yang ingin aku share di sini. Ini dia :

 

Hidup itu singkat…

Terlalu singkat untuk berbagai pertengkaran.

Mengapa tidak kau bahagiakan saja pasanganmu

dan  mengisi hari-hari kalian dengan penuh cinta

dan membuat pasanganmu tersenyum lebih lebar tiap harinya.

Bukankah itu lebih baik daripada saling menyakiti?

Walaupun banyak hal dimana kenyataannya tak mudah untuk dilalui,

bahkan terkadang enggan untuk melaluinya.

 

Melihat ke atas : memperoleh semangat untuk maju

Melihat ke bawah : bersyukur atas semua yang ada

Melihat ke samping : semangat kebersamaan

Melihat ke belakang : sebagai pengalaman berharga

Melihat ke dalam : untuk instropeksi

Melihat ke depan : untuk menjadi lebih baik

 

Dari air, kita belajar ketenangan

Dari batu, kita belajar ketegaran

Dari tanah, kita belajar kehidupan

Dari kupu-kupu, kita belajar merubah diri

Dari padi, kita belajar rendah hati

Dari TUHAN, kita belajar tentang Kasih yg Sempurna

Karena tidak ada orang yang sempurna ….

(Dari Seorang Sahabat, Teman dan Saudara …..)


One Day In Your Life

One day in your life, when you have to face the nightmare comes true

Maybe you will say “I wish it was only just a dream”

But unfortunately, it was the reality you have to face.

Are you brave enough to face the world with that nightmare?

Could you face it with smile on your face?

But you have to.

Believe that you can.

Believe that you brave.

You can pass it.

So the nightmare will change into beautiful dream.


Bersabarlah…

Ketika kumohon pada Allah setangkai bunga segar, Dia beri aku kaktus berduri.
Ketika kumohon pada Allah binatang mungil nan cantik, Dia beri aku ulat berbulu.
Aku sempat sedih, protes & kecewa…., betapa tidak adilnya ini,… namun kemudian….
Kaktus itu berbunga sangat indah…., dan
Ulat itu pun tumbuh dan berubah menjadi kupu-kupu yang teramat cantik…
Itulah Jalan Allah, indah pada waktunya !
Allah tidak memberi apa yang kita minta, tapi Dia memberi apa yang kita perlukan. Kadang kita sedih, kecewa, terluka, tapi jauh diatas segalanya, Dia sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita…, semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang pandai bersyukur atas karunia dari Allah. Amin.