Just Another Post

Bingung mau kasih judul apa di postingan kali ini…. akhirnya pakai kalimat itu saja. Just another post. Hanya sekedar postingan lainnya. Sebenarnya aku kepingin menulis tentang banyak kisah…tapi…mungkin sebaiknya jangan. Aku kepingin nulis tentang frenvy yang bikin sebel dan jengkel, tapi kayaknya mendingan nggak usah aja. Nanti ujung-ujung nya ada yang tersinggung lalu terpaksa aku delete postinganku, seperti dulu.

Sejauh ini… sejak mulai bikin blog di awal Maret 2011, aku sudah delete dua postingan yang pernah aku publish gara-gara nggak enak sama orang. Gara-gara orang itu ngerasa lalu tersinggung dengan tulisanku, kebetulan tentang hal yang sama dengan yang ingin aku tulis, yaitu tentang frenvy, atau friend envy. Sudahlah. Biarpun sebel dan marah, sebaiknya aku tuliskan di tempat lain saja, bukan di blog yang seluruh dunia bisa baca seperti ini🙂🙂. Padahal aku nggak pernah pamerin blog ku, tapi orang-orang ini tau kalo aku punya blog. Dan kadang mereka suka mengintip-intip…apa yang aku tulis di sini🙂🙂 .

Aku juga sebenernya kepingin nulis tentang proses menuju kegiatan akreditasi kemarin… tentang orang-orang yang tidak bisa bekerjasama…tentang orang-orang yang hanya bisa membebankan pekerjaan dan hanya bisa memerintah. Sepertinya tidak ada kata “membantu” dalam kamus hidup mereka, yang ada hanya kata “memerintah”. Sedih sekali rasanya mengerjakan tugas yang begitu banyak hanya dengan dibantu beberapa orang. Syukurlah, masih ada beberapa orang yang baik hati dan mau menolong dengan tulus. Mungkin sebaiknya aku fokus saja pada mereka dan mengabaikan orang-orang yang tidak mau membantu sama sekali, padahal sudah dimasukkan dalam daftar kepanitiaan.

Tapi cukuplah hanya satu paragraf itu saja yang kutuliskan disini. Nggak enaknya nulis di blog itu kayak gini. Aku tak bisa dan tak boleh menuliskan segala hal yang ingin kutulis, karena orang-orang dari seluruh dunia bisa membaca…😦 Pada akhirnya, aku harus bisa menata hatiku, menghibur diri dengan bersyukur. Bahwa selama aku masih bisa merasa marah, jengkel dan sakit hati, berarti aku masih hidup. Yay…I’m still alive !! Because you are a woman with cancer, remember ??? Apa lagi yang harus disyukuri selain kesadaran bahwa hari ini kau masih hidup, masih bisa bekerja, masih bisa beraktivitas dengan normal seperti orang-orang lain?

Jadi jika teman-temanmu membuatmu marah, kecewa, sakit hati dan terluka, itu berarti hatimu masih bisa berfungsi dengan baik bukan ? Bukannya marah-marah dan menuliskan segalanya di blog, justru sebaliknya harusnya kau bersyukur bukan ? Dan dunia ini memang tempatnya segala hal seperti ini. Segala hal yang membuat galau, segala kekacauan, kemarahan, kekecewaan, sakit hati dan luka, semuanya hanya ada di dunia. Dan kau masih ada di sini, bukan di surga.😦 Sabarlah, hadapilah segalanya dengan senyum.

(Rasanya cukup sampai di sini saja dulu nasehat untuk diriku sendiri.😦 )


2 Comments on “Just Another Post”

  1. Felicity says:

    Jadi belajar istilah baru: ”frenvy’ 🙂 fokus ke temen2x yang baik aja mbak…kalau ada temen yang buat sakit hati anggap aja angin lalu meski ngga mudah. Sama seperti saya di sini ada satu kolega yang sering buat masalah dan seperti ‘pain in the a*s ‘ Awalnya susah dan sering buat makan hati tapi lama2x bisa juga working with the enemy🙂

    • Failasufah says:

      Iya mbak feli…makasih sarannya… Aku akan coba walaupun sulit tapi semoga bisa berhasil kayak mbak feli ya…🙂
      Trims juga udah comment di sini mbak… Blogku ini sepi comment, nggak kayak punya mbak yang rame banget comment nya tiap ada postingan🙂🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s