Tanggal 20 Oktober (2010 – 2014)

Dear readers, sekarang ini di berbagai media sedang heboh banget perihal tanggal 20 Oktober. Kesannya seakan-akan tanggal 20 Oktober itu tanggal yang keramat banget🙂🙂. Ada apa lagi di tanggal 20 Oktober itu, kalau bukan acara pelantikan presiden baru ?

Bagi seluruh rakyat Indonesia, tanggal 20 Oktober 2014 itu menjadi sesuatu yang bisa dibilang amat penting, Tanggal yang bersejarah tentu saja, ganti presiden, gitu lho. Bagi sang presiden sendiri (beserta seluruh keluarga dan pendukungnya, barangkali🙂 ), tentu saja hari dan tanggal itu bakal menjadi tanggal yang takkan terlupakan seumur hidup.

Barangkali hanya sekedar kebetulan aja, tanggal yang sama yaitu tanggal 20 Oktober 2010 (20-10-2010 – tanggal yang cantik) merupakan hari yang bersejarah pula buatku. Karena hari itu adalah hari pertama kemoterapi ku. Suatu hari yang WOW banget deh. Sebuah hari dimana aku pertama kali merasakan efek kemoterapi. Yang pertama selalu berkesan bukan ? yang selanjutnya sih biasa aja🙂 . Iya, bagiku kemoterapi selanjutnya biasa aja. Efeknya juga biasa aja. Sama aja kayak sebelumnya, maksudnya🙂 sama-sama WOW banget🙂, luar biasa🙂.

Kadang-kadang, aku kepikiran kepingin fotokopi buku rekam medisku yang ada di poli tulip, untuk kenang-kenangan. Dulu aku mencatat semua tanggal pelaksanaan kemoterapi, baik kemo doxorubicyn maupun kemo herceptin. Aku juga mencatat tanggal berapa saja aku disuntik leukoken. Bukannya kayak orang kurang kerjaan ya, tapi kupikir itu semua adalah bagian dari sejarah hidupku, jadi aku ingin merekam semuanya. Sayangnya, catatan itu terserak entah dimana sekarang. Sebagian di file di laptop, sebagian lagi di kertas (yang entah di mana lagi sekarang) sebagian lagi kucatat di notes HP.

Karena itu, aku kepingin fotokopi rekam medisku. Tapi sayangnya, aku bisa pegang rekam medis itu hanya beberapa detik saja, ketika dokter memberikannya kepadaku, untuk kuserahkan ke perawat. Kadang malah dokternya langsung yang menyerahkan ke perawat. Tak terpegang olehku sama sekali. Kira-kira, bisa tidak ya, rekam medis itu dipinjam sebentar, lalu difotokopi ?

Rekam medis itu berisi rekaman pengobatanku, tanggal berapa saja, berisi catatan dokter atas tindakan apa yang diberikan, obat apa saja yang diresepkan dari sejak aku masuk rawat inap untuk operasi, lalu rawat luka pasca operasi, setiap kali kemoterapi, lengkap berisi kapan aku kemo, berapa jumlah leukositku, lengkap dengan bermacam-macam hasil lab setiap kali kontrol, hasil EKG setiap kali mau kemo, dan sebagainya. File nya lumayan tebal juga sekarang, setelah sampai di tahun ke 4 pengobatan.

Barangkali rekam medis itu tidak boleh dibawa keluar poli  untuk dipinjam dan difotokopi ya, karena pasti perawatnya takut kalo hilang. Karena itu dokumen yang penting banget. Ya sudahlah, kalau begitu mungkin sebaiknya aku nggak usah punya keinginan yang aneh-aneh macam itu🙂.

Alhamdulillah, hampir 4 tahun berlalu sejak hari kemoterapi pertamaku, dan sampai sekarang aku merasa baik-baik saja. All is well🙂. Semoga saja selamanya, all is well. Amin🙂 .



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s