Kehabisan Tamoxifen

Kemarin aku baru saja kontrol di RSUD di kotaku, karena obat tamoxifenku habis. Benar-benar habis . Biasanya sebelum habis aku sudah kontrol, jadi masih ada cadangan beberapa butir sebelum habis. Tapi kali ini, aku malah sempat satu hari tidak minum obat itu, karena kehabisan. Aku menunda-nunda kunjunganku ke rumah sakit karena pekerjaan di sekolah sedang banyak-banyaknya. Memberikan pembekalan ujian praktik, menyiapkan materi uji praktik kejuruan, membuat jadwal uji, membagi asesor internal dan menghubungi asesor eksternal, dan pekerjaan-pekerjaan lain seputar itu.

Jadi baru kemarin aku sempat ke rumah sakit untuk minta resep obat lagi. Seperti biasa, setelah mendapatkan resep aku segera ke apotik askes langganan. Setelah menunggu lama, aku pun dipanggil. Tapi…. “Ibu, maaf apotik kehabisan obat tamoxifen, hanya ada sepuluh butir untuk sepuluh hari…” Aduh, gimana ini ?😦 “Tapi ibu saya beri copy resep, untuk kekurangannya, nanti tinggal ambil kalau obatnya sudah ada”.  Aku tanya asisten apotekernya “Mbak, biasanya kalau stock kosong begini lama nggak ? Soalnya saya kan nggak boleh berenti obat ini ?” “Semoga saja tidak lama ya Bu.” katanya. “Tapi pernah sampai lama nggak Mbak ?”  aku bertanya dengan khawatir, karena pernah suatu ketika aku lihat di site stats blog ku ada search engine term “stock tamoxifen kosong”. Gimana kalau kosongnya sampai berbulan-bulan ? (Oh, no !! :()

Mbak asisten apotekernya jawab, “Sebenarnya kita selalu buat order pembelian lho Bu, semoga saja tidak lama obatnya datang. Yang dikhawatirkan kalau stock di pabriknya juga kosong, biasanya agak lama…” Iya, setahuku ini obat impor. Aduh, terus gimana dong ? :(  Padahal kalau berhenti minum obat itu kan resikonya kankerku bisa kambuh lagi ? Padahal tidak di semua apotik ada obat itu. “Terus kalau sampai lama gimana dong Mbak, bisa nggak Mbak carikan dari apotik di kota lain ?” tanyaku. “Ya, paling begitu, Bu. Ibu bawa ini dulu saja, terus besok-besok telepon dulu ke sini ya, Bu. Semoga obatnya segera datang.” Mbak asisten apoteker itu menyerahkan copy resep padaku. Semoga saja sebelum sepuluh hari ke depan, obatnya sudah datang. Amin.


11 Comments on “Kehabisan Tamoxifen”

  1. deasy says:

    Amin…smoga stockny cpt terisi kembali…apa kbr mba? Lama ga bersua, hhehe…btw, sy mau tanya, boleh ya, hehehe, waktu kemo kmrn mba ngalamin haid ga?, sy stlh 2mg kemo ke-2 malah dapat haid.sy jd bingung, bny yg blg kemo bikin haid terganggu

  2. ririn d. says:

    mbaaaakkk.. apa kabarnyaaa ? lama nih ngga kontek2, hehehe… mbak, ada pin bb ngga? aku mau add bolehkahhh ??

  3. angga m noor says:

    mba aku juga kehabisan buat ibu ku mba, klo ada info yang jual bisa kbr2in aku gak mba, terimakasih sebelumnya dan salam kenal yaah mba

    • Failasufah says:

      Salam kenal kembali… Iya nih, tamoxifen ini kayaknya lenyap di mana-mana… padahal setahu saya importirnya 3 perusahaan dalam 3 merk yang berbeda. Teman saya di Solo juga kehabisan, kemarin saya telepon apotik langganan di kota saya juga masih kosong. Akhirnya suami saya cari di Yogya, ternyata ada lho… di apotik askes sardjito. Semoga dalam waktu dekat stok obat ini segera datang. Amin..

      • angga m noor says:

        sebelumnya waktu di bayarin asuransi ibuku minum femara mba, setelah asuransinya putus sama dokter diganti sama tamoxifen.. kira2 fungsinya sama gak yah mba, tp harganya beda jauhhhhh banget deh…

  4. she idut says:

    Slm knal mba…iy ni ibuku hr ini ga mnum obt tamoxifen,,nyari kmn2 gda,,jwbany lg kosong pabrik,,kira2 lama ga y mb??kasian ibuku klo ga mnum obat,,hrus nyari kmna lg ni…

    • Failasufah says:

      Salam kenal kembali Mbak… Iya, di apotik di kota saya juga nggak ada, katanya memang sedang kosong pabrik, dan kata petugas apotiknya juga, kalo kosong pabrik biasanya agak lama… tapi kemarin saya dapet di apotik askes RSUP Sardjito lho Mbak… Di sana ada. Mbak di kota mana ?

    • elmy says:

      Kalau nyari obat tamoxifen bisa hub Άкυ͡”̮ obat asli n da resep dokternya

  5. Failasufah says:

    @ mas Angga, kayaknya femara fungsinya sama kayak tamoxifen ya… sama2 anti estrogen… pernah dengar ada pasien yang pakai femara juga… tapi lebih mahal ya ?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s