Medis atau Herbal ?

Beberapa waktu yang lalu, seorang teman memberitahuku bahwa adiknya didiagnosa ca mamae, sama sepertiku dulu. Hasil biopsi menyatakan diagnosa ca mamae, dan dia juga sudah menjalani operasi mastektomi. Selanjutnya, dia menanyaiku dengan bermacam-macam pertanyaan, dulu gimana berobatnya, kok bisa sembuh, dulu kemonya setelah berapa hari sesudah operasi, lalu berapa kali kemo, kalau  dikemo itu diapain, dan macam-macam lagi pertanyaan lainnya.

Sebagai seorang survivor ca (cie..🙂 ), tentu saja aku berkeinginan untuk bisa memberikan informasi sebanyak mungkin. Ketika paginya dia menanyakan itu semua di telepon, sudah berusaha kujawab sejelas mungkin. Tapi aku berinisiatif untuk datang ke rumahnya, pada waktu sore di hari yang sama. Kupikir dengan berkomunikasi secara langsung, semuanya akan lebih jelas dan lebih leluasa bagi temanku itu untuk mengajukan pertanyaan lebih lanjut.

Sore itu, ketika datang ke rumahnya aku membawa dua hasil lab patologi anatomi. Yang pertama adalah hasil PA ketika biopsi dan yang kedua hasil PA setelah mastektomi dan patologi hormon. Pada hasil PA yang pertama, tertera kesimpulan invasiv ductal carcinoma mamae grade II. Hasil PA yang kedua juga di bagian kesimpulan bertuliskan kata-kata yang sama. Lalu hasil Patologi Hormon menyebutkan ER (+), PR (+) dan HER +++ pada 30-35 % sel tumor. Aku membawa hasil lab  itu dengan maksud akan kutunjukkan pada temanku, dan mungkin juga adiknya punya hasil lab seperti itu, isinya bisa jadi sama, atau tidak sama. Mungkin grade nya tidak sama denganku, dan patologi hormonnya tidak semuanya positif sepertiku.

Ketika bertemu temanku, aku ceritakan kronologi pengobatanku dulu, dimulai dari ditemukannya benjolan, lalu kunjunganku ke poli bedah di RSUD di kotaku itu, lalu biopsi, lalu hasil biopsi yang diperoleh, yang menyatakan bahwa benjolan itu positif kanker. Aku berusaha memberikan informasi sebanyak mungkin, termasuk di Yogya di poli mana aku berobat, siapa dokternya, dan siapa saja dokter yang ada di poli itu, yang bisa kita pilih sesuai keinginan kita. Termasuk juga biaya sekali kemo, walaupun aku pakai ASKES, tapi dari informasi beberapa teman kemo yang tidak pakai asuransi, aku sedikit tahu kisaran harganya.

Sebetulnya, aku agak heran, karena tadi pagi ketika telepon, temanku itu banyak bertanya. Tapi justru setelah bertemu langsung denganku, dia kelihatan agak pendiam, hanya mendengarkan penjelasanku tanpa banyak bertanya. Dalam hati, aku bertanya-tanya mengapa begitu. Dan pertanyaanku itu terjawab ketika pada akhirnya dia berkata. “Adikku tidak punya ASKES ataupun asuransi lainnya, jadi kami memutuskan untuk berobat herbal saja. Terimakasih banyak atas informasi yang kau berikan”

Oh, jadi begitu rupanya. Sedih rasanya mendengar itu. Tapi aku tidak bisa berbuat banyak. Walaupun dari beberapa cerita teman-teman kemoku, sesama survivor ca, dan juga dari cerita-cerita beberapa perawat ketika kemo dulu, mereka berkata bahwa mengobati kanker dengan herbal itu tidak akan mempan. Tapi kita tidak bisa memaksa orang bukan ? Bahwa mereka harus berobat secara medis? Memangnya kita ini siapa, berani mengharuskan begitu ? Bahwa kalau mau pakai herbal, nanti saja setelah pengobatan secara medis selesai. Yang penting medis dulu. Bahwa obat herbal itu cara kerjanya lama. Keburu nanti sel kankernya menyebar kemana-mana. Tapi kita nggak bisa katakan seperti itu, bukan ? Memangnya kita yang mau bayarin dia berobat ?😦

Akhirnya, seperti yang almarhumah Mbak Siti Aniroh katakan dengan bijak di blognya bahwa “Adalah hak setiap orang, setiap pasien kanker, untuk menentukan dengan cara apa ia akan berobat. Apakah dia akan memilih berobat secara medis, atau memilih pengobatan herbal. Semuanya sama-sama baik. ”  Akhirnya aku katakan ke temanku, semoga saja pengobatan adiknya berhasil, dan kembali sehat seperti semula.


22 Comments on “Medis atau Herbal ?”

  1. deasy says:

    bener mba, medis ato non medis sangat membuat sy bingung. hampir mendekati masa operasi…malah banyak teman, kerabat yang bertanya, kenapa mesti dimastektomi? dibuang benjolannya aja gmn? suka bingung sy harus menjelaskannya…ada yg memberi saran pake alat penemuan Dr. Warsito…yg lagi ngehit didunia kanker,,,klo search di google bny banget testinya…arcghhhh suka pengen nangis lagi klo bingung gini….operasi tinggal 4 hari lagi…itu juga klo dapat kamar😦

    • Failasufah says:

      Jangan nangis dong Mbak…yakinlah bahwa Mbak sudah menempuh jalan yang benar. Teman saya ada kok, dia dokter lho padahal…tapi menunda operasi dan pake alat Dr. Warsito itu…tidak ada hasil yang memuaskan…akhirnya memutuskan untuk operasi juga…

  2. deasy says:

    Mba,kmrn pake Herceptin ga?

  3. deasy says:

    Kmrn biaya herceptin brp? Sy dikasih tau dokter sekitar 20jt…mahal bgt…skrg msh nunggu hasil test Fish…smoga her2 nya negatif…

    • Failasufah says:

      Saya pake Askes Mbak…jadi gratis…tapi dulu dokter kasih tau kalau harganya sekitar 15 jutaan sekali suntik… Iya emang mahal banget… semoga Her2 nya negatif ya… Amin…

  4. ARKHA says:

    pengen tanyak tau ga berapa harganya alatnya dr warsito bila digunakan sampe sembuh ? mohon bantuanya ya ? thanks ya🙂

      • joyce dellia says:

        saya di diagnosa mengidap kanker payudara setelah di biopsi. dan operasi dilakukan di adventist hospital. skr yg bikin sy bingung untuk menentukan kemo apakah di RS atau datang ke dr warsito? tlg kasih masukan dong apakah dr warsito itu benar hasilnya tks…. joyce

      • Failasufah says:

        Kalau menurut saya mending berobat secara medis aja Mbak, supaya tuntas dan sembuh. Yang saya tahu, ada satu orang kenalan saya yang pakai alat Dr. Warsito dan tidak berhasil. Sekarang beliau sudah meninggal. Saya dulu juga kemo 6 kali, lalu kemo herceptin 8 kali, kemudian radioterapi 25 kali, dan alhamdulillah hasilnya baik. Saya dinyatakan sembuh. Hasil lab setiap 6 bulanan juga bagus. Demikian saran saran saya Ibu…

  5. Ummi Diar says:

    Itu semua artinya… HANYA ALLOH SWT YANG MEMBERI KESEMBUHAN… Apapun usaha pengobatan yg dilakukan, KESEMBUHAN ADALAH HADIAH DARI ALLOH atas doa & usaha yg SUDAH DILAKUKAN. Sementara KEMATIAN adlh TAQDIR YG SUDAH TERTULIS bg tiap manusia, DENGAN atau TANPA sakit.

  6. Adu Tri says:

    Ya tentulah pasien dan atau keluarganya yang menentukan cara apa yg dipilih untuk menghadapi makhluk kanker dan tumor satu hal pasti pengobatan model apapun itu so nggak akan semua bisa mengatasi si ABCDE dst krn bisa jadi 1000 orang Allah sembuhkan lewat pak warsito 10000 orang cukup air pth yg dimunajati do’a seorang Kyai 100.000 orang dengan herbal bahakan ada yg self healing ….. niatnya ikhtiar karena Allah apa begitu kira-kira …salam ^^

  7. Adu Tri says:

    Kalau semua sembuh oleh 1 sumber tak ada orang berdo’a harap2 cemas , dr bedah tutup riwayatya barangkali demikian, saya sendiri tumor otak sejak herbal keladi tikus dari Maleysia saya coba , tulang tura ikan hiu dari china saya coba, lechitin dari jepang saya coba , buah merah dari papua saya coba , refleksi shinsai saya coba …. air putih yg dimunajad do’a kiai saya coba yang namanya ikhtiar …. yg penting nggak cara musrik … oke salam ^^

    • Linda says:

      Bagi teman teman yg mengalami sakit kanker, teruslah berdoa karena metoda apapun yg kita jalani asalkan Tuhan izinkan dan sertai pastilah tidak sia sia, asal kita berharap padaNya, Dia tidak melihat secanggih apa pengobatan yg kita jalani, pengobatan sederhana pun kl Dia izinkan pasti sembuh, seperti yg di alami suami sy, dia di diagnosa ca rektum stage 3 tp kami tidak menjalani medis, km mencoba celana anti kanker dr. Warsito, pola makan sehat, sarang semut, jus paria, pepaya muda, bayam dll, tp puji Tuhan suamiku membaik dan bisa beraktifitas, tetapi yg terpenting penyerahan diri kita kepada yg Kuasa, karena yg mempunyai kehidupan adalah Dia, so pengobatan apapun asalkan kita mengandalkan Tuhan pastilah tidak sia sia, Dia adalah dokter dari segala dokter, tetap semangat teman teman dan tentunya tetap berdoa, God Bless You all

      • rachmat effendy says:

        Ibu linda yth.
        Saya Rachmat effendy divonis ca recti sta 3. Sekarang saya pakai alat dr Warsito baru 2 minggu. Mohon sharing efek alat tsb. ?
        Terima kasih, Salam

  8. dimas says:

    saya aru umur 15 tahun, saya di diagnosa kanker oleh dokter, sudah hampir 3 thn, apa yang harus saya lakkan ya…?? mhon bantuannya

  9. didik says:

    istri saya kena ca ovarii.operasi sudah 3x. 2009 udah dioperasi ovarium kiri dilanjutkan kemo 6X. thn 2014 bulan april muncul lg dioperasi dokter onkologi yg sama dilanjutkan kemo. baru kemo 4x sudah didiagnosis muncul lg di saluran kemih. awal oktober 2014 dioperasi lg. belum keluar dari opname pemulihan pasca operasi sudah muncul warning tuk dibedah lg krn penyebaran di pangkal vagina. pusing dan bingung, padahal dokter yg dipilih sudah spesialis onk yg top dan terkenal. keraguan akan dunia medis meningkat seiring dengan habisnya harta benda. bayangkan, dalam tempo 6 bulan, sudah lebih dari 150 jt habis terkurang untuk operasi dan operasi. kemo dan kemo. akhirnya, aku mencoba untuk menggunakaan alat Pak Warsito. Alhamdullilah, kondisi istri saya terutama perut mengecil. hanya yg dikeluhkan adalah efek penggunaan alat ini yg sangat menyiksa. badan jadi lemes dan tulang ngilu yang teramat sangat. disisi lain, kami juga masih terus berkonsultasi dengan dokter. moga….ini jaln yang terbaik buat istriku tercinta. apapun hasilnya, kita wajib berusaha. masalah hasil dari usaha, kita tidak bisa menentukan. Aku pasrahkan semua pada Allah S.W.T.

    • Failasufah says:

      Saya ikut prihatin membaca komentar Bapak di atas. Semoga istri Bapak segera sembuh. Hanya kepada Allah kita kita berdoa dan meminta. Semoga Allah mengabulkan doa dan ikhtiar kita. Amin.

    • fenny sri oktafianny says:

      Semoga penyakit ibu segera diangkat dan dijauhkan dari Ibu dan kita semua. Sabar, iklhas dan jangan pernah putus untuk berdoa dan memohon mujizatNya. Selalu bersyukur atas nikmatNya.

    • Dian says:

      Pak Didik, bagaimana keadaan istrinya sekarang? apakah sudah semakin membaik dengan menggunakan alat dari Pak Warsito? Mohon infonya ya Pak.. semoga Istrinya cepat sembuh, Pak..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s