When You Believe

Aku percaya bahwa apa yang dikatakan orang-orang  tentang “never stop believing miracles happen everyday” atau bahwa “life is full with unlimited possibilities” itu memang benar. A miracle has been happen to me when someday I received a comment in my blog (my another blog). (Nggak tau tuh, nulis bahasa Inggrisnya bener apa salah, pede aja :)). Comment itu datang dari seorang wartawati tabloid Wanita Indonesia.  Begini isi comment nya :

selamat pagi mba failasufah. saya rizkita dari tabloid wanita indonesia. mba, saya sedang membuat artikel tentang para survivor penderita kanker payudara. apakah mba faila bersedia berbagi cerita dengan kami? jika bersedia, kemana saya harus menghubungi mba faila? saya akan tinggalkan nomor telfon saya agar mba faila bisa konfirmasi apakah mba faila bersedia atau tidak.

terimakasih sebelumnya ya mba

salam hangat,

Rizkita Lubis
Wanita Indonesia’s Reporter

Karena ini bulan Oktober, maka tema edisi terbaru mereka adalah tentang breast cancer awareness. Tentu saja aku bersedia. Aku sms dia, aku berikan alamat emailku. Selanjutnya dia mengirim sebuah daftar pertanyaan dan kujawab. Dari jawabanku, dia susun menjadi sebuah artikel. Sebelum dia, sudah ada juga dua mahasiswa yang sedang membuat penelitian yang menemukanku lewat blog ini dan kemudian menghubungiku via email dan memintaku menjadi responden penelitian mereka.

Mbak Rizqita ini, sang wartawati WI, meminta ijin juga untuk mengutip beberapa kalimat dari tulisan-tulisanku di blog ini. Aku sungguh tidak menyangka kalau foto dan namaku bisa muncul di tabloid (norak banget, ya ? :)). Tabloid ini memuat kisahku sebagai  sample bahwa orang dengan breast cancer juga masih bisa melanjutkan hidupnya dan menjalani hari-harinya seperti kebanyakan orang sehat lainnya (setelah berobat dulu, tentunya :)) Walaupun tulisan di judulnya nggak bener sih, masa di situ ditulis aku 20 kali kemo, padahal kan cuma 14 kali… (gimana nih Mbak Rizqita..? :))

Mungkin, aku memang norak, ya. Rasanya excited banget ketika edisi tentang breast cancer awareness itu muncul. Rasanya unbelievable aja. Bener-bener ya, life is full with unlimited possibility. Ya, maklumlah, buatku bisa masuk tabloid is a miracle, walaupun sebelumnya sama sekali tidak ada keinginan untuk itu. Setidaknya, semoga saja kisahku itu bermanfaat bagi para wanita indonesia.

There can be miracles

When you believe

Though hope is frail, it’s hard to kill

Who knows what miracles you can achieve

When you believe

Somehow you will

you will, when you believe



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s