Kata Sambutan Terakhir

Aku sama sekali tidak menyangka kalau Menkes akan berpulang dalam waktu secepat itu. Tanggal 26 April beliau mengundurkan diri, tanggal 28 April aku menulis postingan tentang itu, dan tanggal 2 Mei 2012, Menkes non aktif Endang Rahayu Sedyaningsih meninggal.

Berikut ini kutipan berita yang kubaca dari Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Kesehatan nonaktif, Endang Rahayu Sedyaningsih tutup usia, Rabu (2/5/2012) siang tadi. Selama masa hidupnya, Endang meninggalkan pesan dan kesan yang menjadi tauladan bagi masyarakat.

Salah satu pesan yang ditinggalkan Endang termuat dalam kata sambutan yang ditulisnya dalam rangka menyambut penerbitan buku “Berdamai dengan Kanker”. Tiada yang menyangka, kata sambutan yang ditulis Endang pada 13 April 2011 itu menjadi kata sambutan terakhir dari Endang.

Inilah penggalan kata sambutan terakhir Endang yang diperoleh wartawan dari pihak Kementerian Kesehatan:

“Saya sendiri belum bisa disebut sebagai survivor kanker. Diagnose kanker paru stadium empat baru ditegakkan lima bulan yang lalu dan sampai kata sambutan ini saya tulis, saya masih berjuang untuk mengatasinya. Tetapi, saya tidak bertanya “Why me ??”.

Saya menganggap ini adalah salah satu anugerah dari Allah SWT. Sudah begitu banyak anugerah yang saya terima dalam hidup ini. Hidup di negara yang indah, tidak dalam peperangan, diberi keluarga besar yang pandai-pandai, dengan sosial ekonomi lumayan, dianugerahi suami yang sangat sabar dan baik hati, dengan dua putra dan satu puteri yang alhamdulillah sehat, cerdas dan berbakti kepada orang tua.

Hidup saya penuh dengan kebahagiaan. “So… Why not?” Mengapa tidak, Tuhan menganugerahi saya kanker paru? Tuhan pasti mempunyai rencana-Nya, yang belum saya ketahui, tetapi saya merasa SIAP untuk menjalankannya. Insya Allah. Setidaknya saya menjalani sendiri penderitaan yang dialami pasien kanker, sehingga bisa memperjuangkan program pengendalian kanker dengan lebih baik.

Bagi rekan-rekanku sesama penderita kanker dan para survivor, mari kita berbaik sangka kepada Allah. Kita terima semua anugerahNya dengan bersyukur. Sungguh, lamanya hidup tidaklah sepenting kualitas hidup itu sendiri. Mari lakukan sebaik-baiknya apa yang bisa kita lakukan hari ini. Kita lakukan dengan sepenuh hati.

Dan… jangan lupa, nyatakan perasaan kita kepada orang-orang yang kita sayangi. Bersyukurlah, kita masih diberi kesempatan untuk itu. “

Demikian pesan yang disampaikan Ibu Menkes Endang… selamat jalan bu…

Bagiku, kata-kata sambutan beliau itu sangat bijaksana dan menyentuh. Aku jadi berpikir, nanti bila suatu saat aku juga harus berpulang, kira-kira apa yang kukatakan di postingan terakhirku? Bagaimana untaian kalimat terakhirku, yang akan terekam selamanya di blogku ini ? Semoga saja tulisan terakhirku nanti cukup baik. Aku tidak bisa membuat tulisan yang bermakna dan menyentuh seperti yang tertulis pada kata sambutan almarhumah Ibu Menkes. Tulisanku selama ini, hanya sekedar ungkapan isi hati saja. Aku bahkan tak pernah berpikir sebelumnya, apakah tulisan-tulisanku di blog ini bermakna atau tidak. Kalau aku kepingin nulis, maka akupun akan menulis. Tentang apa saja yang terpikirkan saat itu. Aku menulis di blog, karena banyak orang mengatakan bahwa menulis adalah salah satu obat.

Setidaknya dengan menulis di blog, aku akan meninggalkan kenangan untuk orang-orang terdekatku. Keluargaku, saudara-saudaraku, bisa membaca blogku kapan saja dan dimanapun mereka berada. Bila memungkinkan, suatu saat aku akan beritahukan ke Nayla password blogku, supaya dia bisa melanjutkan menulis di sini, tentang apa saja. Tapi nanti, masih lama, karena Nayla sekarang baru 7 tahun !🙂 Nanti, kalau aku masih punya cukup waktu sampai dia bisa menuliskan sesuatu di sini  :) .

Empat dari nama-nama blog yang aku cantumkan di widget Blogroll di kolom sebelah kanan itu, adalah blog para mantan survivor. Mereka telah lama berjuang dengan gigih sebagai survivor, dan terpaksa harus mengalah karena memang telah tiba waktunya bagi mereka untuk “pulang”. Karena bukankah bila telah datang waktunya, maka tidak ada seorangpun yang bisa memajukannya maupun memundurkannya ? Mbak Sima dengan blog Cancer Sucks, Bu Danti dengan Weblog Kanker Payudara, Bu Rahmi dengan Mimi Breast Friends , dan Mbak Siti Aniroh dengan Sahabat Kanker Yogya. Selain itu, ada juga Blognya Mbak Nita dengan Pondok Nita dan masih banyak lagi yang lainnya yang tidak aku cantumkan di Blogroll. Mereka semua telah meninggalkan tulisan terakhir di blog mereka, seperti juga aku nantinya juga pasti akan memiliki sebuah tulisan terakhir. Semoga kelak diberi khusnul khotimah. Amin..


4 Comments on “Kata Sambutan Terakhir”

  1. gambarpacul says:

    aku juga kaget La….ternyata menkes penngidap kanker……tapi kelihatan tetep tegar sampai memang benar2 fisiknya gak mampu lagi.

  2. ririn d. hakim says:

    Merinding mbak bacanya, membayangkan bahwa kita meninggalkan jejak jejak kehidupan kita dalam blog, bahkan seakan akan wasiat terakhir pun tertuang dalam untaian tulisan … Bener – bener bikin hati yg sedang rapuh jd rasanya tambah hancur. Makanya salut untuk mba yang selalu tegar dan bersemangat menjalani hidup ( bikin aku jadi malu … ;p ). Terus menulis mbak, biarpun kadang2 kita menganggap tulisan – tulisan iseng yang kita buat itu ngga penting, tp suatu saat itu akan menjadi jendela memory untuk seseorang, well .. At least anak kita lah, ​​‎​ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ‎​​‎​ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ.. It’s an open window for them to get to know more about their mom .. Mudah2an kita masih diberi umur panjang dan kesehatan sampai anak – anak besar ya. Semoga …

    • Failasufah says:

      Amin Mbak…semoga ya…terimakasih atas supportnya… Mbak juga harus tetap tegar dan semangat ya…because everyday is a wonderful life…and keep on believing miracle happen everyday🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s