It’s Over Now (?)

Ingin sekali aku bisa mengatakan dengan penuh kelegaan bahwa semuanya sudah berakhir sekarang. Tapi sayangnya, bukan begitu kenyataannya. Memang, aku telah berhasil menyelesaikan semua proses pengobatan (belum semua ding…masih ada tamoxifen yang baru jalan satu bulan). Kadang aku sendiri heran, kok bisa ya…aku melalui semua proses pengobatan yang mengerikan itu… Aku berharap dengan semua rasa sakit yang kualami  itu, Allah berkenan mengampuni dosa-dosaku.

Aku bersyukur bisa melewati semuanya, tapi ini belum berakhir. Aku masih harus disiplin  minum obat, kontrol, cek CA 15-3 dan CEA. Dan selalu berdoa agar kankerku tidak kambuh lagi. Aku telah bertemu dengan beberapa pasien yang mengulang lagi kemoterapi karena kankernya kambuh lagi sebelum tahun kelima. Ada beberapa dari mereka yang berhenti kontrol karena merasa sudah sembuh. Ada juga yang rutin kontrol dan rutin cek darah dan hasilnya normal, tapi masih juga kankernya kambuh lagi ! (Betapa mengerikan). Ada yang harus kemo dengan obat penguat tulang, karena tulangnya jadi rapuh. Atau mungkinkah kankernya sudah menyebar ke tulang ? 

Aku cuma manusia biasa yang punya rasa takut. Aku nggak mau mengalami seperti mereka. Kupikir,aku harus antisipasi sejak dini agar tulangku tidak bermasalah. Apalagi dulu waktu masih kemo, tulangku sempat pernah sakit. Aku memang nggak ngerti dunia kesehatan, jadi aku kira kalo aku minum obat anti estrogen itu, menyebabkan osteoporosis, karena nantinya tubuhku berhenti memproduksi estrogen. Itu sebabnya sewaktu hari kamis kemarin aku kontrol dokter, aku minta vitamin kalsium. Tapi kata dokter, nggak perlu minum itu, karena obat tamoxifen yang kuminum tidak menyebabkan  tulang jadi keropos. Ya sudahlah kalo memang begitu. Tentu saja beliau yang lebih tahu, kan ? Berarti aku cukup lanjutin minum susu aja, nggak usah pakai vitamin kalsium.

Sebetulnya aku nggak takut mati, karena aku tahu bahwa semua yang hidup pasti akan mati. Aku cuma merasa belum siap aja. Bekal yang harus kubawa mati belum banyak. Daftar “to do before I die” ku masih banyak yang belum terlaksana. Salahku juga sih, kenapa bikin list nya kepanjangan🙂. Mungkin harus kuedit biar nggak kepanjangan dan lebih realistis.

Bikin blog, adalah salah satu yang sudah terealisir. Aku tahu ada beberapa blog milik beberapa orang yang penyakitnya sama sepertiku, yang tidak pernah diupdate lagi karena pemiliknya telah meninggal. Siti Aniroh, yang meninggal tepat di tahun kelima, hanya salah satu dari mereka. Semua itu tergantung pada takdir masing-masing, tentu saja. Ada banyak juga survivor ca mamae yang berhasil melewati lima tahun angka survival rate. Bahkan sepuluh tahun, bahkan lebih. Yang jelas, aku akan bisa mengatakan it’s over now dengan lega, bila kakiku sudah menginjak pintu surga. (Amin…. :))


6 Comments on “It’s Over Now (?)”

  1. Muhammad Khafid says:

    Assalamualaikum….Bu Ela……
    Saya, istri, dan keluarga ikut berdo’a semoga Bu Ela diberi ketegaran, kesabaran, ketabahan, dan yang terpenting keberkahan. Lahir, ajal, jodoh, rejeki, itu sudah ditentukan oleh Tuhan saat Bu Ela berusia 120 hari dalam kandungan (Kata Kyai saya dulu di kampung). Justru Bu Ela telah memperoleh kesempatan dari Tuhan untuk sakit, yang itu berarti akan mengurangi dosa. Kami sekeluarga tetap berharap agar Bu Ela tetap ceria, tetap semangat, mendidik siswa siswi SMK cilacap secara tulus, berbakti kepada orang tua dan suami, menyayangi anak anak yang lucu lucu. Aktivitas berobat, cek darah, dan sebagainya adalah aktivitas ibadah. Walaupun itu aktivitas dunia, kalau niatnya benar bisa menjadi ibadah akhirat. Dulu saya di ajar kyai di kampung begitu……. banyak amalan yang klihatan amalan dunia, karena bagusnya niat bisa menjadi amalan akhirat….
    OK bu Ela…. kapan kapan saya sambung lagi

  2. Muhammad Khafid says:

    Oh ya… salam buat penghisap darah yang mas mas… yang selalu membaca basmalah setiap mau memasukkan jarum suntik…..

  3. Failasufah says:

    Wa’alaikumsalam Pak Khafid…terimakasih atas doanya…semoga Allah mengabulkan, Amin… Alhamdulillah saya sudah sehat sekarang dan kembali beraktivitas seperti biasanya. Salam untuk keluarga ya…

  4. Failasufah says:

    Kayaknya saya udah gak bakalan ketemu mas-mas laboran itu lagi deh pak… soalnya besok-besok saya mau cek darah di instalasi laboratorium depan aja…

  5. widi says:

    dear ibu,

    tetap semangat ya menjalani pengobatan, kalaupun sudah dinyatakan sembuh tetap harus dijaga karena sel kanker terkadang suka timbul lagi, sekedar sharing dan saran, maukah ibu mengkombinasikan obat kanker tersebut dengan produk perlebahan? sudah banyak pasien kanker yang tertolong dan meminimalkan efek kemoterapi.

    bila ibu tidak keberatan, bisa hubungi saya di alamat email yang saya berikan, dengan senang hati saya akan membantu dan berkunjung ke tempat ibu untuk sharing. tidak perlu khawatir karena kami juga memiliki tim dokter untuk berkonsultasi.

    tetap semangat ya🙂

  6. Failasufah says:

    Mbak Widi, kebetulan saya juga sudah pakai produk seperti yang dimaksud. Terimakasih atas supportnya…dan terimakasih sudah berkunjung ke blog saya🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s