Kuliah Dimana Mbak…?

Begitulah pertanyaan orang-orang yang kutemui di Yogya selama ini. Entah sudah berapa kali aku ditanya seperti itu oleh teman satu kost, oleh ibu-ibu penjual jajanan, oleh sopir taksi. Dalam hati aku ketawa, I wish…I wish I was here to study accounting (or something) in master degree, not to cure my disease…. Andai saja benar bahwa aku berada di Yogya dalam rangka kuliah S2 di UGM (wow, keren…!). Biasanya sambil senyum, aku jelasin bahwa aku sudah kerja, dan aku berada di yogya dalam rangka berobat.

“Masa sih Mbak? Sakit apa?” kebanyakan mereka nggak percaya. Iya, siapa sih orang yang menyangka kalo aku sakit ? Kecuali orang yang benar-benar sudah tau bahwa aku memang sakit, orang lain tak akan mengira bahwa aku punya penyakit mematikan (lebay nih…). Aku kelihatan sehat dan normal. Oh, kuharap aku benar-benar sehat dan normal. Tapi kenyataannya aku tidak sehat dan (tidak) normal. Setelah kujelaskan bahwa aku sakit kanker dan sedang berobat di Sardjito, baru mereka mengerti.

Alhamdulillah, semua orang yang kutemui di Yogya adalah orang-orang yang baik dan ramah. Begitu tahu kalo aku sebenarnya punya penyakit, mereka memberi support dan mendoakan. “Yang sabar ya Mbak…semoga cepet sembuh ya…” kata mereka. “Padahal Mbaknya masih pantes kuliah lho..” Iya, kebanyakan mereka bilang  pantesnya aku anak kuliahan, bukannya pasien Sardjito…. Gantian aku yang nggak percaya, “Masa sih Bu…?”🙂



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s