It’s About My Friends

Kali ini aku akan ceritakan tentang teman-temanku, orang-orang terbaik yang kumiliki dalam hidupku (selain keluargaku dan saudara-saudaraku tentu saja..). Mereka adalah orang-orang yang hidupnya bertemu dengan hidupku, melewati waktu-waktu yang telah kami lalui bersama. Mereka yang selama ini selalu memberiku semangat, menguatkanku di saat aku merasa lemah, menghiburku di saat aku merasa sedih dan memberiku kemudahan di saat aku merasa sulit.

Yang pertama, teman-teman kerja. Mulai dari kepala sekolah, Pak Ir, yang telah memberiku kemudahan dalam urusan ijin cuti sakit, memberi kebijakan untuk menempatkan aku dalam team teaching, dan kebaikan hatinya memberi motivasi agar aku segera sembuh. Kemudian teman-teman yang menjabat sebagai wakil kepala sekolah, mulai dari waka kurikulum, pak R. Ngadimin, yang bersama bu Rahayu (Ketua Program Keahlian Akuntansi) telah menentukan mata pelajaran yang akan kuajarkan semester ini, menentukan jumlah jam mengajar dan teman dalam satu team.

Kemudian bu Windi, waka SDM, yang mengerti sepenuhnya bahwa aku sering tidak bisa berada di sekolah. Bu Navy, waka kesiswaan, teman satu team teaching, yang sering terpaksa harus mengajar MYOB Accounting sendirian dan pastinya repot sekali, karena siswa kelas XI baru mengenal MYOB Accounting dan mereka cerewet sekali. Lalu ada Pak Sulis, waka kerjasama industri dan humas, yang setiap bertemu aku selesai mengajar sering meledek, “Lho, ini bu Ela? Jangan terlalu capek bu…jangan dipaksakan..” Aku biasanya cuma senyum aja.

Selain itu…ada juga teman-teman sesama guru yang lain, yang selalu memberikan perhatian, semangat dan motivasi agar aku bisa melalui semua proses pengobatan dengan baik. Ada bu Lulu Churiyati yang tanpa kuminta, dengan baik hati membuatkanku jamu kunyit putih dicampur temu-temu lainnya, sudah dikemas dalam plastik siap minum. Dan beliau membuatkan sekaligus untuk porsi satu minggu, dan tidak mau dibayar…!

Yang kedua, teman-teman facebook. Mereka adalah teman-temanku dari masa SD, SMP, SMA, teman semasa masih kuliah dan juga teman kerja. Lengkap semua berkumpul disana. Jadi kalau aku update status tentang perkembangan keadaanku, banyak dari mereka yang memberikan dukungan, mendoakan, memberi semangat, dengan kata-kata mereka sendiri yang keluar dari hati, yang membuatku sangat terharu.

Yang ketiga, teman-teman sesama pasien. Di poli tulip dan poli radioterapi, aku bertemu dengan banyak orang yang sama-sama sakit kanker. Selain kanker yang sama denganku, ada yang kanker usus, kanker cerviks, kanker nasofaring dan juga kanker darah (leukemia). Aku menganggap mereka semua teman-temanku. Kami sering bertemu, kemo bareng, saling sharing cerita dan informasi dan juga saling memberi semangat. Dan aku melihat, mereka semua adalah orang-orang yang sangat sabar, tabah dan tegar.

Yang keempat, teman kost. Selama menjalani pengobatan kemo dan radioterapi, aku kost di suatu_ penginapan di dekat rumah sakit. Teman-teman kostku kebanyakan juga pasien kanker. Hanya beberapa yang pasien poli lain. Mereka teman-teman yang baik, sangat bersahabat. Tempat untuk bertukar cerita,  tawa dan canda bersama di sela-sela hari-hari berobat.

Untuk semua temanku…terimakasih banyak atas semua yang telah kalian berikan padaku. Semuanya sangat berarti bagiku. Aku bersyukur memiliki kalian..and thank you for being my friend…



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s