Because I Am A Teacher

Sejak awal memutuskan untuk mengobati kankerku secara tuntas di Yogya, aku membuat surat ijin cuti sakit dan menyampaikannya kepada kepala sekolah tempat aku mengajar. Awalnya aku minta ijin cuti selama enam bulan penuh, karena aku tahu bahwa pengobatan kanker membutuhkan waktu yang lama. Tetapi beliau menyarankan agar ijin sakitku per dua minggu saja, nanti diperpanjang setiap dua minggu, selama aku sakit, dengan pertimbangan tertentu. Sama saja sih..sebenarnya.

Jadi mulai akhir September, aku tidak masuk sekolah. Semua tugas mengajar dan wali kelas dilimpahkan kepada guru lain. Selama tidak mengajar, aku bolak-balik ke Yogya untuk kontrol, kemo, dan suntik leukoken. Tetapi mulai bulan November, bila aku merasa sehat di minggu ketiga siklus  (seminggu sebelum jadwal kemo berikutnya), aku datang ke sekolah, sekedar untuk bertemu dengan teman-teman. Aku hanya duduk-duduk dan mengobrol di ruang guru. Setiap tiga minggu, aku hanya masuk sekolah selama seminggu.

Mulai bulan Januari, aku mendapat SK mengajar untuk semester genap. Kepala Sekolah mengetahui bahwa pengobatanku masih belum selesai. Karena itu beliau memberikan kebijakan agar aku mengajar dalam satu team teaching, sehingga bila aku berobat, ada guru lain yang mengajar sehingga siswa tidak terlantar. Maka aku mengajar team teaching bersama teman-temanku yang baik hati. Untuk mata pelajaran MYOB Accounting, aku mengajar dengan Bu Navy. Untuk Mapel Spreadsheet dan Praktek Akuntansi, aku mengajar dengan Pak R. Ngadimin. Untuk persiapan Uji Kompetensi Keahlian, aku mengajar dengan Pak Petrus. Aku sangat bersyukur memiliki teman-teman yang sangat pengertian dengan keadaanku. Mereka memahami kondisiku yang sering terpaksa meninggalkan kelas untuk pergi ke Yogya pada hari-hari jadwal kemo, kontrol setelah kemo dan suntik leukoken  tiba.

Dan di awal Maret ini, semua temanku di sekolah sangat sibuk mempersiapkan Ujian Sekolah dan Ujian Nasional. Semua orang terlibat di kepanitiaan US dan UN. Termasuk juga aku. Aku dimasukkan dalam tim verifikasi. Walaupun aku tahu mungkin aku tidak bisa ikut bekerja pada jadwal verifikasi nanti, karena pada tanggal itu nanti, aku masih menjalani radioterapi di Yogya. Ini yang membuatku merasa tak enak hati. Setiap datang ke sekolah, aku melihat kesibukan mereka bekerja, terutama tim penyelenggara, mempersiapkan segala sesuatunya. Sementara aku hanya duduk di mejaku, ngetik sesuatu di laptop, membuat soal untuk tugas siswa kelas XI. Aku tidak bisa membantu mereka pada kegiatan US dan UN tahun ini. Bahkan untuk menjadi pengawas pun tidak. Bu Agnes, koordinator pengawas menawarkan kepadaku, bisakah aku menjadi pengawas US pada tanggal pelaksanaan US ? Aku memilih untuk menolak, karena khawatir kalau nanti ada hari US yang jadwalnya bersamaan dengan jadwal kemo dan kontrol  karena aku masih harus kemo dua kali lagi. Sekalian aku bilang juga bahwa aku juga tidak bisa masuk dalam daftar pengawas UN, dengan alasan yang sama. Bu Agnes mengerti alasanku, dan memberiku motivasi, semoga cepat sembuh.

Tidak seperti penyakit lain, pengobatan kanker membutuhkan waktu yang lama. Untuk kasus kankerku, pengobatannya melalui empat tahap. Dimulai dengan operasi, lalu kemoterapi berbulan-bulan lamanya, lalu radioterapi dua puluh lima kali (hampir satu bulan), masih ditambah dengan terapi hormon selama lima tahun (dengan minum obat tamoxifen).

Semoga Allah selalu memberiku kekuatan dan kesabaran untuk menjalani semua proses itu sampai selesai nanti, demi sembuh. Semoga aku bisa melewati tanjakan paling curam di sepanjang perjalanan hidupku selama ini, dengan selamat. Kumohon, kabulkan pintaku ya Allah, Amin..


2 Comments on “Because I Am A Teacher”

  1. gambarpacul says:

    ngajar dimana sih La?

  2. failasufah says:

    Di SMKN 1 Cilacap Mil…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s